STOP UMROH KARENA VIRUS CORONA

Bismillah,

Alhamdulillah bersyukur kita kepada Allah Swt atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita semua. Sholawat dan salam semoga tercurah selalu kepada Rosulullah, Nabi akhir zaman, Muhammad Saw, Allahumma Sholli’ala Muhammad wa’alaa ali  Muhammad.

Hari ini, 27 Februari 2020 pemerintah Saudi Arabia telah mengambil kebijakan bahwa Visa Umroh untuk sementara waktu di hentikan. Hal ini dijelaskan melalui press realese Kedubes RI di Riyadh no.014/PEN/II/2020 bahwa Pemerintah Saudi Arabia memberhentikan sementara warga negara asing masuk ke wilayah Kerajaan Arab Saudi terkait ibadah Umroh ataupun Ziyarah.

Oleh karena hal tersebut diatas, Assosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh RI (AMPHURI) menyampaikan pesan kepada anggotanya, bahwa anggota yang tergabung dalam AMPHURI diminta untuk menginformasikan tentang hal tersebut kepada calon jemaah, agar calon jemaah diminta bersabar dan tawakal kepada Allah dan sama-sama kita semua berdoa semoga Visa Umroh segera dibuka kembali.

ISTITOAH (MAMPU)

Para Fuqaha sepakat bahwa salah satu syarat wajib Haji/Umroh adalah beragama Islam, baligh, berakal, merdeka dan mampu. Arti mampu, yakni jika seseorang dianggap memenuji beberapa kriteria sebagai berikut :

  1. Sehat badannya
  2. Aman perjalanannya
  3. Memiliki bekal yang cukup (Harta dan Ilmu)
  4. Ada kendaraannya
  5. Tidak ada hal-hal yang mencegah untuk berangkat haji/umroh

Akibat dari kebijakan pemerintah Saudi Arabia menutup sementara akses masuk bagi warga negara asing terkait virus Corona, itu membuat kita tidak bisa melaksanakan ibadah Umroh, karena ada hal-hal yang mencegah jemaah untuk berangkat.

Misal, Kejadian pagi hari ini, jemaah sehat dan sudah daftar, sudah manasik, sudah ada tiket pesawat dan visa umroh, sudah sampai dibandara, sudah proses check in, tapi dibatalkan oleh maskapai, boarding pass nya dikembalikan, sehingga jemaah tidak jadi berangkat, karena adanya masalah seperti hal diatas.

Sedih sekali, ketika melihat kondisi jemaah gagal berangkat, sedih aja wajahnya, padahal sehat badannya, sudah manasik, sudah walimatussafar, sudah berpamitan dengan tetangga, eh ternyata tidak jadi berangkat.

Teringat saya oleh sebuah hadits, Rosulullah Saw bersabda, “Barangsiapa ingin berhaji, hendaknya menyegerakannya, karena terkadang orang akan sakit, tersesat jalan, atau ada keperluan” (HR. Ahmad).

Sahabat, bersegeralah ke Haromain, selagi masih ada waktu dan kesempatan. Harga bisa dicari, jika sudah terjadi seperti kasus diatas, habislah kesempatan untuk ke tanah suci, kita tidak bisa ke Baitullah lagi, tak bisa ziyarah ke makam Rosulullah Saw lagi, sedih sekali rasanya. Kita tidak tahu halangan apa yang akan membuat kita gagal berangkat, sakit mungkin, ajal mungkin, atau musibah lainnya yang kita tidak ketahui.

Dari Abu Hurairah. ra, Rosulullah Saw bersabda, “Para jamaah Haji dan Umroh adalah Duta Allah. Jika mereka berdoa pasti akan dikabulkan, jika mereka memohon ampunan pasti akan diampuni” (HR. An-Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Hibban dalam shahihnya)

MasyaAllah, semua orang ingin dihapuskan dosa-dosanya oleh Allah Swt, doa Jemaah Haji/Umroh maqbul. Ayo bersegeralah selagi masih mampu, kesempatan belum tentu datang berulang kali. Bismillah, semoga Allah Swt memudahkan kita bisa hadir di Haromain (Makkah dan Madinah) diwaktu-waktu yang akan datang. Aamiin yaa robbal aalamiin. Wassalam

 901 total views,  1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat