Saat Doa Paling Didengar Allah Swt #2


Bismillah, Sahabat Mabrur Travel yang dirahmati Allah Swt..

Allah Swt telah memerintahkan kita untuk berdoa…”Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Al-Mu’minun:60), karena doa juga merupakan senjata kaum muslimin, maka gunakanlah Senjatamu. sabda Rosulullah Saw, “Doa adalah senjata orang mukmin, dan tiang agama serta cahaya langit dan bumi” (HR. Hakim).

Adapun doa yang paling didengar Allah adalah ketika 1/3 malam terakhir dan selesai sholat-sholat, sesuai penjelasan dari hadist berikut : Dari Abu Umamah, dia berkata bahwa Rosulullah Saw, ditanya, “Wahai Rosulullah, doa apakah yang paling didengar ?”, beliau bersabda, “Doa ditengah malam terakhir, serta setelah sholat-sholat wajib” (HR. At-Tirmidzi)

Berikut ini adalah beberapa adab-adab dalam berdoa :

Memulai dengan Memuji Allah dan Bersholawat 

“Apabila kalian sholat, hendaknya memulai dengan memuji dan mengagungkan Allah, kemudian bersholawat kepada Nabi Saw. Kemudian berdoalah sesuai kehendaknya” (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Merendahkan Diri

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas. …” (QS. Al-A’raf :55)

Mengangkat tangan saat berdoa

  1. Rosulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha Hidup dan Maha Mulia, Dia merasa malu apabila seseorang mengangkat kedua tangannya kepada-Nya dan kembali dalam keadaan kosong tidak membawa hasil” (HR.Abu Daud dan At-Tirmidzi)
  2. Rosulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya Allah itu Pemalu dan Pemurah, Dia malu apabila ada orang yang mengangkatkan kedua tangannya untuk berdoa kepada-Nya lalu menolak tanpa memperoleh apa-apa” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Turmudzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim)

.

Berdoa dengan tenang dan tidak mengeraskan suara 

Abu Musa berkata, bahwa suatu ketika kami bersama Nabi Saw. (dalam suatu perjalanan) Kami berhenti disuatu lembah, kemudian manusia berteriak takbir dengan keras dan Rosulullah bersabda, “Kecilkan suara kalian, karena kalian tidak memohon pada yang tuli lagi jauh, tapi kalian memohon kepada Zat Yang Maha Mendengar lagi Maha Dekat” (HR. Ahmad)

Berdoa untuk diri sendiri terlebih dahulu, baru untuk orang lain

Ubay ibn Ka’ab menerangkan bahwa Rosulullah Saw apabila menyebutkan seseorang kemudian mendoakan baginya maka beliau memulai dengan diri sendiri. (HR. At-Tirmidzi)

Tidak tergesa-gesa agar dikabulkan 

Nabi Saw bersabda, “Akan dikabulkan (doa) kalian selama tidak tergesa-gesa. Dia mengatakan, ‘Aku telah berdoa, namun belum saja dikabulkan” (HR. Bukhori dan Muslim)

biasanya sudah kepepet baru ingat Allah, dan maunya segera terkabul 🙂 

Berdoa dengan keyakinan akan terkabul

Rosulullah Saw bersabda, “Berdoalah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan. Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai dan lengah (dari doanya)” (HR. At-Tirmidzi)

Berdoa yang ringkas

Aisyah r.a berkata, “Rosulullah Saw suka berdoa dengan ungkapan-ungkapan yang ringkas tapi padat, dan meninggalkan yang lain” (HR. Ahmad)

Setelah Doa mengucapkan  “Aamiin”

Abu Zuhair an-Numairi ra menyatakan : “Pada suatu malam, kami keluar bersama Nabi Saw. Kami menjumpai seseorang laki-laki yang sedang berdoa dengan sangat sungguh-sungguh. Rosulullah berhenti sejenak untuk mendengarkannya lalu bersabda, ‘Doanya pasti dikabulkan jika dia menutupnya’. Seseorang bertanya, ‘Menutupnya dengan apa wahai Rosulullah ?. Beliau menjawab, ‘Dengan mengucapkan Aamiin‘. Setelah Rosulullah meninggalkan tempat itu, seseorang berkata kepada laki-laki tersebut, ‘Hai Fulan, katakanlah Aamiin dan berbahagialah” (HR. Abu Daud)

Mengusap wajah setelah berdoa

Dari Ibnu Abbas ra, Nabi Saw bersabda, “Mohonlah kepada Allah dengan batin telapak tanganmu dan janganlah memohon kepada-Nya dengan punggunya. Lalu apabila telah selesai hendaklah mengusapkannya kepada wajahmu” (HR. Abu Dawud dan Baihaqi)

Waktu-waktu Mustajabah :

  1. Rosulullah Saw bersabda,”Rabb kita setiap malam turun kelangit bumi ketika sepertiga malam terakhir, lantas Dia berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya, siapa yang meminta sesuatu kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya, dan siapa yang meminta ampun kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuninya” (HR. Muslim)
  2. “Carilah doa yang mustajabah pada 3 keadaan, yaitu bertemunya dua pasukan, menjelang sholat dilaksanakan dan saat turun hujan” (HR.Baihaqi)
  3. Nabi Saw bersabda, “Tidak tertolak doa antara Azan dan Iqomah” (HR. Abu Daud, An-Nasa’i dan At-Tirmidzi)
  4. Sabda Nabi Saw, “Saat paling dekat bagi seorang hamba dengan Robb-nya adalah ketika dia sujud, karena itu perbanyaklah berdoa ketika sujud” (HR. Abu Daud). Dalam riwayat lain yang serupa diriwayatkan oleh Muslim.

 

 4,287 total views,  2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat