Persiapan Telekomunikasi Dan Uang Saat di Tanah Suci

Bismillah Alhamdulillah,

Alhamdulillah musim Umroh sudah dimulai, ada banyak persiapan saat kita akan berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah Umroh maupun Haji, salah satunya adalah persiapan telekomunikasi dan uang Riyal.

telp

Telekomunikasi :

  1. Pastikan kartu GSM jamaah bisa roaming internasional, agar jamaah bisa melakukan panggilan dan menerima telepon saat diluar negri, bisa di cek ke masing-masing operator.
  2. Isilah pulsa yang cukup, misal isi pulsa 300.000 s.d 500.000,- (sesuai kebutuhan) karena jika saldo pulsa sedikit, ketika jamaah lain atau keluarga ditanah air akan menghubungi maka akan kesulitan, karena ketika jamaah menerima telpon juga akan dikenakan biaya. Bukan itu saja, saat ditanah suci sesama jamaah juga butuh komunikasi, mungkin ingin janjian, saat kita terpisah dengan rombongan atau hal-hal penting lainnya. Jadi pastikan pulsa tetap ada, minimal standby 100.000,- dan untuk keluarga dirumah agar lebih perhatian jika yang berangkat adalah orang tua.
  3. Rubah nomor telpon, jika selama ini menyimpan nomor seperti ini : 081270000910, maka rubahlah menjadi +6281270000910. (ganti angka nol menjadi +62). Hal ini sering lupa dirubah, sehingga saat sudah di arab akan menghubungi keluarga di tanah air tidak bisa tersambung. Nomor-nomor yang perlu dicek / dirubah seperti : keluarga dekat di tanah air, nomor teman satu rombongan atau satu kamar, nomor ustad pembimbing atau tour leader.
  4. Simpan nomor penting, seperti : nomor ketua tour (tour leader), nomor mutowwif (guide tour), nomor teman satu group atau minimal nomor orang-orang satu kamar.
  5. Beli nomor di tanah suci, silahkan membeli nomor di arab dan ini tidak dipaksakan, tetapi setelah membeli nomor baru di arab, segera informasikan kepada teman dan keluarga agar disimpan. Cara ini bagus agar tidak kena biaya roaming saat menerima telepon selama di arab. Saya pribadi tidak melakukan ini, karena biaya telepon di tanah suci tidak terlalu mahal. Jadi saran saya pribadi dan pengalaman, sebaiknya tetap menggunakan kartu dari tanah air yang pulsanya cukup.
  6. Paket data, untuk jamaah yang ingin tetap terhubung dengan internet, bisa mengaktifkan paket internet luar negri dari fasilitas masing-masing operator, dan tidak mahal. Dari pengalaman pribadi saya, lebih nyaman dengan mengaktifkan fasilitas internet luar negri dari operator di Indonesia, tanpa harus ganti-ganti kartu. Di arab ada 2 pilihan kartu untuk keperluan internet ini, yakni Data Only dan Data + Telpon. 

 

uang_riyal

Uang Riyal :

Selama Jamaah menunaikan ibadah Umroh, sejak berangkat sampai kembali semua sudah ditanggung oleh travel, seperti : transport, hotel, makan dan minum. Namun tentunya jamaah juga ingin membeli oleh-oleh, bayar laundry, beli pulsa atau apapun itu, sehingga butuh membawa uang lebih. Nah untuk masalah uang Saudi Arabia Riyal (SAR) saran saya adalah sbb :

  1. Hindari penukaran uang riyal saat masih di tanah air, karena biasanya harga kurs nya tinggi, lebih baik tukar di arab.
  2. Bawalah uang rupiah saja, karena penukaran di Arab kurs belinya lebih baik.
  3. Jika uang rupiah habis, tarik saja dari ATM. Caranya mudah, jika tidak tahu maka mintalah bantuan tour leader atau mutowwif untuk menarik uang di ATM, karena tarik uang di ATM kurs nya lebih baik, hanya satu kali tarik di ATM kena biaya sekitar Rp 20.000,- . Ini adalah alternatif terbaik, aman tidak perlu bawa uang cash banyak-banyak, menghindari resiko.
  4. Kalaupun tidak memiliki ATM, di arab transaksi menggunakan uang rupiah juga laku kok 🙂 keren kan!

Baiklah, demikian beberapa hal yang bisa saya sampaikan terkait masalah telekomunikasi dan uang riyal yang sering ditanyakan jamaah, semoga bermanfaat ya… amin! 🙂

 

 1,967 total views,  2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat