Nama-nama Buruk dan Dilarang Dalam Islam

Bismillah, Alhamdulillah…

Sahabat Mabrur yang dirahmati Allah Swt, Abu Darda’ ra mengatakan bahwa Rosulullah Saw bersabda, “Sungguh pada hari kiamat kelak kalian akan dipanggil dengan nama kalian dan nama bapak kalian, karena itu perindahlah nama kalian” (HR. Abu Dawud), adapun nama-nama yang paling disukai Allah Swt adalah Abdullah dan Abdurrohman (HR.Muslim)

nama-dilarang

Dalam riwayat yang lain, Rosulullah Saw bersabda, “Berilah anakmu nama dengan nama para nabi. Nama yang paling disukai adalah Abdullah dan Abdurrohman. Nama yang paling tepat adalah Harits dan Hammaam. Dan yang paling buruk adalah Harb dan Murroh” (HR. Abu Dawud dan Nasa’i). Harits artinya memiliki usaha, Hammaam artinya memiliki kesusahan, karena hidup ini tak lepas dari kesulitan dan usaha. Sedangkan Harb artinya perang, dan Murroh artinya pahit.

Nama yang dimurkai Allah Swt :

Hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dan empat ahli hadits menyebutkan bahwa nama yang paling dimurkai Allah Swt adalah Malikul Amlaak, karena tiada raja kecuali Allah Swt. Arti Malikul Amlaak adalah Rajanya raja atau nama sejenis misal Ahkamul Haakimin, Robbul Arbaab, Malik.

 Nama yang harus dihindari :

  1. Yasar artinya mudah atau kaya
  2. Robah, dari kata arribbu yang artinya laba
  3. Najih, dari kata Najh yang berarti sukses
  4. Aflah, dari kata Al Falaah artinya beruntung

Dalil-dalilnya adalah sbb :

  1. Samuroh bin Jundub ra menyatakan, Muhammad Rosulullah Saw bersabda, “Janganlah sekali-kali memberi nama budak kalian dengan nama Yasar, Robah, Najih dan juga Aflah. Sebab jika kamu bertanya, ‘apakah disana ada dia?’ lalu ternyata tidak ada, maka akan dijawab,’Tidak ada’. Sungguh semua itu hanya empat nama, maka jangan sekali-kali kalian menambakhan apa yang telah kukatakan” (HR. Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi)
  2. Janganlah menamakan anakmu dengan nama Yasar, Rabah, Najih, atau Aflah. Sebab engkau akan berkata, ‘Apakah itu benar terjadi (nama sesuai nasib) ?’ Maka akan dijawab ‘Tidak’.” (HR. Muslim)

 

Boleh merubah nama :

  1. Ishaq bin Yusuf Al Azroq mendengar Syarik berkata, “Adalah Rosulullah Saw jika mendengan nama buruk dari seseorang, beliau mengubahnya. Ketike melewati sebuah kampung bernama Afroh (tanah tandus), beliau merubahnya dengan nama Khodhiroh (subur)” (HR. Thobroni)
  2. Ibnu Umar ra menyatakan bahwa anaknya ia beri nama Ashimah (menentang/melawan), lalu nama itu diganti oleh Rosulullah Saw dengan Jamilah (cantik)” (HR. Tirmidzi)

Wallahu a’lamu bisshowaab, semoga bermanfaat, amin. 🙂

 2,808 total views,  1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat