Kunci-Kunci Meraih Rezeki Dengan Mudah Dan Halal

Bismillah, Alhamdulillah, Laa haulaa walaa quwwata illa billah

Sahabat Mabrur yang dirahmati Allah Swt, bicara tentang harta sangatlah menarik. Tetapi kita harus ingat, nanti harta itu akan ditanya 2 kali, yakni dari mana didapat dan kemana digunakannya.

“Tidak bergeser kaki seseorang hamba sehingga ia akan ditanya tentang 4 perkara, tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya untuk apa ia amalkan, tentang hartanya darimana ia dapat dan kemana ia belanjakan, dan tentang badannya untuk apa ia gunakan” (HR. Tirmidzi)

Sedangkan hakekat harta itu terbagi menjadi 3 bagian, yakni sebagai berikut :

Abu Huroiroh ra mengatakan, Muhammad Rosulullah Saw bersabada, “Seorang hamba berkata, hartaku, hartaku. Padahal hartanya yang sesungguhnya hanya tiga macam : apa yang dimakan lalu habis, apa yang dipakai lalu lusuh (rusak), dan apa yang disedekahkannya lalu tersimpan (untuk akherat). Selain ketiga macam itu lenyap atau ditinggalkannya (warisan) bagi orang lain” (HR. Muslim)

Sa’id bin Abi Waqqosh memberitahukan, Rosulullah Saw bersabda, “…. Sebaik-baik rezeki adalah yang mencukupi” (HR. Abu Awanah dan Ibnu Hibban)

Adapun untuk mendapatkan harta itu sendiri berbagai macam cara yang dilakukan oleh manusia, ada yang bekerja pergi dari pagi dan pulang sampai larut malam, ada yang pergi pagi sore pulang, ada yang dengan harus bekerja keras menggunakan fisiknya dan lain sebagainya.

kerja-halal

Berikut ini kami sampaikan beberapa kunci-kunci kemudahan dalam mencari rezeki dan dengan cara yang mudah :

Tingkatkan Ketaqwaan

“Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah akan berikan jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya)” (QS. Ath.Tholaq : 2-3)

Ayat tersebut diatas merupakan sesuatu yang sangat mendasar dalam mencari rezeki, sampai 2 kali diulang bahwa barang siapa yang bertaqwa maka Allah akan cukupkan, sudah jelas kan! Jadi yang kita perlukan adalah tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Swt, maka Allah garansi rezeki kita dari jalan yang tidak disangka-sangka.

Key : Maksimalkan iman kepada Allah

Bekerja dengan baik dan Ibadah Sungguh-sungguh

  1. “Bekerjalah seakan-akan engkau hidup seribu tahun lagi, dan beribadahlah seakan-akan esok engkau akan mati” (Al-Hadits)
  2. “Mencari yang halal itu wajib bagi setiap muslim” (HR. Thabrani)

Hadits diatas merupakan anjuran nabi Muhammad pada umatnya untuk bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh dalam meraih Ridho Allah Swt dengan mencari harta yang halal dan lebih mengutamakan ibadah kepada Allah seakan-akan esok akan mati.

Key : Kerja dan Ibadah sungguh-sungguh

Perbanyak Istighfar

“Barang siapa memperbanyak istighfar, maka Allah Swt akan menghapus segala kedukaannya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka” (HR. Ahmad, Abu Daud, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abdullah bin Abbas ra)

Subhanallah, Istighfar yang kadang disepelekan ternyata merupakan salah satu jalur untuk mempermudah rezeki, gak sulit-sulit dalam Islam ini, hanya diperintahkan perbanyak Istighfar maka Allah hapus segala kedukaan, dimudahkan segala masalah dan mendapat rezeki yang tidak disangka-sangka.

Key : Perbanyak Istighfar

Sholat Dhuha (Perbanyak Sholat Sunnah)

“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan 4 rakaan pada waktu permulaan siang (sholat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya” (HR. Ahmad, Abu Daud, At Tirmidzi, Ad Darimi)

“Tidaklah menjaga sholat sunnah Dhuha melainkan awwab (orang-orang yang kembali taat). Inilah sholat awwabin” (HR. Ibnu Khuzaimah, dihasankan oleh Syaikh Al Albani)

Key : Istiqomah Dhuha 4 rakaat

Jalin Silaturahim

“Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dilambatkan ajalnya, maka hendaklah dia menghubungi sanak saudaranya (jalin silaturahim)” (HR. Bukhori)

Ini juga jelas, tidak perlu biaya mahal, tapi kebanyakan kita lupa, karena kesibukan kita sampai silaturahim dengan keluarga dan tetangga pun jarang. Bahkan bisa jadi ada yang tidak bertegur sapa, ayo… mulai sekarang kita perbaiki silaturahim kita.

Key : Perbaiki Silaturahim

Banyak Menolong

“Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan karena orang-orang lemah dikalangan kamu” (HR. Bukhori)

Coba perhatikan diakhir hadits ini, “Orang-orang lemah dikalangan kamu”. Yuk kita perhatikan orang-orang disekitar kita, saudara kita, tetangga kita, barangkali ada yang perlu bantuan pertolongan kita. Luangkan waktu untuk silaturahim dan menolong saudara kita. InsyaAllah mudah rezeki menghampiri.

Key : Rajin Menolong

Sahabat Mabrur, rezeki itu tidak perlu dikejar-kejar, karena sebetulnya rezeki itulah yang mengejar kita, perhatikan 2 hadits berikut :

  1. Abu Darda’ mengabarkan, Muhammad Rosulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya rezeki itulah yang mengejar manusia, sebagaimana kematian mengejarnya” (HR. Ibnu Hibban dan Al-Bazzar)
  2. Abu Said Al Khudri ra memberitahukan, Muhammad Rosulullah Saw bersabda, ”Apabila seseorang diantara kamu lari dari rezekinya, tentu rezeki itu akan mengejarnya seperti maut mengejar dirinya” (HR. Thobroni)

Dalam suatu waktu, saya pernah mendapat pertanyaan terkait tentang ini, “Kita sudah ibadah banyak, sholat, puasa, zakat, dll, tetapi tetap saja susah. Utang dimana-mana, uang pas-pasan, rezeki seret, bla bla bla”. Nah, ingatkan kita dengan ayat berikut ini :

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim : 7)

Sudah jelas kan! Masih perlu ngoyo kerja siang dan malam ? jawabnya tidak perlu. Tapi semua tergantung dengan pilihan kita! Yang jelas Islam telah memberikan jalan yang jelas dan mudah untuk meraih rezeki yang berkah dan dengan cara yang mudah, yakni : meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Swt.

Bisa jadi rezeki kita sulit atau susah karena hal-hal berikut  :

  1. Syirik, menyekutukan Allah
  2. Meninggalkan sholat
  3. Durhaka kepada orang tua
  4. Melakukan zina
  5. Memakan harta haram/riba
  6. Minum khomer
  7. Memutuskan silaturahim
  8. Sumpah Palsu
  9. Pelit bin kedekut malas berinfaq dan sedekah
  10. Suka Ghibah atau gosip

Mulai dari sekarang, ayo kita berniat untuk meningkatkan iman kita kepada Allah dan meninggalkan apa saja yang dilarang Allah Swt, agar rezeki kita mudah dan berkah. Amin ya Robbal ‘alamin..

Sekarang ada 2 pilihan :

  1. Perbaiki tauhid kita, yakinkan hanya Allah yang memudahkan rezeki, hasbunallah wani’mal wakiil (cukuplah Allah sebagai penolong, dan Allah penolong terbaik). Sekarang bekerjalah seperlunya saja, jangan terlalu dipaksakan, dan mulai tingkatkan iman kepada Allah Swt. Pilihan no.1 ini insyaAllah akan merubah nasib kita, maka : welcome kerja santai hasil maksimal. 🙂
  2. Tetap bekerja dengan mengandalkan atau meyakini bahwa ilmu pengetahuan kita adalah yang utama, kerja keras kita adalah yang terpenting. Maka welcome dunia kerja keras. 🙁

“…dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya” (QS.Hud: 6).

Contoh-contoh doa :

doa-pagi-hari

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ilmu yang bermanfaat, dan rezeki yang baik, dan amalan yang diterima”

.

doa-rejeki

“Yaa Allah, berikanlah aku petunjuk, dan ketaqwaan, dan kesucian (harga diri), dan kecukupan harta”

Wallahu a’lam bissowab

 

 6,456 total views,  1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat