Kisah Habib Yang Bijak

Bismillah, Assalamu’alaikum Wr Wb…

Sahabat Mabrur yang dirahmati Allah Swt, pertama-tama sebelum baca kisah ini ayo kita perbanyak sholawat di haji Jumat ini,..

Nabi Saw bersabda, “Sungguh harimu yang paling utama adalah hari Jum’at. Maka perbanyaklah (membaca) sholawat padaku pada hari itu, karena sholawatmu ditujukan kepadaku”. sahabat bertanya,”Ya Rosulullah, bagaimana sholawat kami ditujukan kepada engkau, sedang engkau (tubuhmu) telah usang?. Rosulullah Saw bersabda, “Sungguh Allah mengharamkan tubuh para nabi bagi bumi (sehingga tetap utuh)” (HR. Abu Dawud, Nasa’i dan Ibnu Majah)

Alhamdulillah setelah sholawat kita lanjutkan ceritanya pak Habib…

Kisah ini adalah kisah nyata, pak Habib adalah jamaah umroh kami tahun 2016. Diawal perkenalan kami dimulai saat beliau mendaftar umroh, secara tampilan beliau biasa saja, tidak menunjukkan sesuatu yang spesial bagi saya, kala itu. Namun perkenalan kami terus berlanjut mulai dari pertemuan manasik umroh pertama hingga tibalah waktu keberangkatan.

Sejak awal perjalanan, dari Batam menuju Singapura dan seterusnya sampai di Madinah, beliau terlihat baik dan mematuhi arahan-arahan yang saya sampaikan, karena ini adalah perjalanan umroh pertamanya. Setelah beberapa hari pertemanan selama umroh (saya 1 kamar dengan beliau dan 2 orang jamaah lainnya), saya ketahui bahwa beliau pengusaha perkapalan dan property.

Kisah utama

Kisah ini saya ketahui berawal dari selesai makan di restoran hotel, Pak Habib ditanya teman-temannya, “Kok gak merokok mas?”, habib menjawab, “Alhamdulillah sejak sebelum manasik pertama saya sudah berhenti merokok” jelasnya. Kemudian Habib melanjutkan ceritanya, “Saya adalah perokok aktif, dalam 1 hari biasanya saya bisa menghabiskan 3 bungkus rokok”. kemudian saya bertanya,”Kok bisa berhenti merokok langsung gitu mas ?”, Habib menjawab, “Saya sudah hitung-hitung pak, 1 hari saya habiskan 3 bungkus rokok Rp. 60.000,- kalau 1 bulan berarti sudah Rp. 1.800.000,- uang yang saya keluarkan untuk rokok, kalau 1 tahun saya tidak merokok, berarti saya sudah menghemat Rp. 21.600.000, bisa untuk saya berangkat umroh lagi pak dan saya sekarang semakin merasakan badan saya sehat”.

Baca Juga : Paket Umroh Mabrur

Pelajaran dari kisah ini :

Habib adalah orang yang mampu dalam finansial, tapi beliau bisa berfikir cerdas bahwa dengan tidak merokok dia bisa berhemat banyak (bisa umroh lagi) dan badannya semakin sehat… yuk yang cerdas mikir 😉

Dan kemaren belum 1 bulan ini, alhamdulillah pak Habib menelpon saya, bahwa akan melaksanakan ibadah haji tahun ini (1439 H 2018 M), subhanallah..

Maksih sudah mau membaca tulisan ini, tunggu kisah-kisah kami selanjutnya ya… 🙂

 960 total views,  2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat