Hal-hal Seputar Sholat Hari Raya

Bismillah,

Sahabat Mabrur yang dirahmati Allah Swt. Sebentar lagi kita akan menyambut hari kemenangan, yakni hari raya Idul Fitri 1437 H. Selamat merayakan hari kemenangan sahabat semua, semoga Ibadah Ramadhan kita diterima Allah Swt.. Amin.

Ketupat

Sebelum melaksanakan sholat hari raya Idul Fitri, berikut ini kami sampaikan beberapa hal terkait tentang pelaksanaan sholat Ied, yakni sbb :

  1. Disunnahkan makan terlebih dahulu :
    1. Anas ra berkata, Pada hari raya Idul Fitri, Rosulullah Saw tidak berangkat untuk melaksanakan sholat sebelum beliau makan beberapa butir kurma. (HR. Bukhori)
    2. Buraidah ra berkata, Nabi Saw tidak keluar (ke tempat sholat) pada hari raya Idul Fitri sebelum makan terlebih dahulu, dan beliau tidak makan pada hari raya Idul Adha sebelum beliau sholat terlebih dahulu. (HR. Tirmidzi)
  2. Melaksanakan Sholat baru Khotbah :
    1. Abu Sa’id Al-Khudri ra berkata, “Pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, Rosulullah Saw keluar rumah menuju tempat sholat (lapangan) dan pertama kali yang beliau kerjakan adalah sholat. Kemudian beliau berdiri menghadap orang banyak, sedangkan mereka masih berada dalam barisan mereka, lalu beliau memberi nasehat dan peringatan kepada mereka” (HR. Bukhori & Muslim)
    2. Ibnu Umra ra berkata,”Rosulullah Saw, Abu Bakar & Umar melaksanakan sholat dua hari raya sebelum khotbah” (HR. Bukhori & Muslim)
  3. Tidak melaksanakan sholat sunnah :
    1. Ibnu Abbas ra meriwayatkan,”Bahwasannya Nabi Saw sholat Ied dua rakaat, beliau tidak mengerjakan sholat sunnah sebelum maupun sesudahnya” (HR. Bukhori & Muslim)
    2. Ibnu Abbas ra mengemukaan,”Bahwa Rosulullah Saw keluar, kemudian beliau mengimami sholat Ied dengan para sahabat. Beliau tidak melakukan sholat sebelum dan sesudahnya” (HR. Ibnu Majah)
  4. Tatacara Sholat Ied :
    1. Dari Aisyah ra, “Rosulullah Saw sholat Idul Fitri dan Idul Adha dan biasa takbir 7x pada rakaat pertama dan 5x pada rakaat kedua” (HR. Abu Dawud)
    2. Amru bin Syu’aib menyatakan, bahwa ayahnya mendengar cerita dari kakeknya, Muhammad Rosulullah Saw bersabda,”Takbir pada Sholat Hari Raya Idul Fitri itu 7x pada rokaat pertama dan 5x pada rokaat kedua. Setelah takbir barulah membaca surah Al-Fatihah dan ayat Al-Quran” (HR. Bukhori & Abu Dawud)
    3. Bacaan antara takbir : Subhanallah Walhamdulillah Walaa ilaa ha illallah Wallahu Akbar.
    4. Pada rakaat pertama setelah 7x takbir dan Al-Fatihah membaca surah Qof atau Al-A’la (Sabbihisma Robbikal a’la…) dan pada rakaat kedua setelah 5x takbir dan Al-Fatihah membaca surah Al-Ghasyiah (Hal ataa kahadii sul ghosiah)
    5. Niatnya : Usholli Sunnatal Li’idil Fitri Rok’ataini (Imaman/Makmuman) Lillahi Ta’ala.
  5. Jalan ke masjid. Diriwayatkan dari Jabir ra, ia berkata,”Rosulullah saw jika sholat Ied, beliau mengambil jalan yang berbeda (antara berangkat dan kembali)” (HR. Bukhori)
  6. Semua ke luar kelapangan. Ummu ‘Atiyah ra berkata,”Rosulullah Saw memerintahkan kepada kami agar keluar melakukan sholat Idul Fitri dan Idul Adha serta mengajak para gadis, wanita haid dan wanita sedang dipingit. Adapun mereka yang sedang haid tidak ikut sholat, namun turut menyaksikan kebaikan dan menyambut seruan kaum muslimin. Saya bertanya kepada Rosulullah Saw,’Wahai Rosulullah, diantara kami ada yang tidak memiliki baju?’ Beliau menjawab,’Hendaknya saudaranya meminjamkannya” (HR. Buhkori Muslim)
  7. Haram berpuasa : Abu Huroiroh ra menuturkan,”Rosulullah Saw melarang puasa pada dua macam hari, yaitu pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha” (HR. Muslim)
  8. Disunnahkan bertakbir :
    1. Anas bin Malik ra menyatakan, Muhammad Rosulullah Saw bersabda, ”Hiasilah hari-hari rayamu dengan takbir” (HR. Thobroni).
    2. Ibn Abi Syaibah meriwayatkan bahwa NabiSaw keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Beliau tetap bertakbir sampai shalat selesai. Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir. (HR.Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 5621)
  9. Bertepatan dengan hari Jumat : Ibnu Abbas mengungkapkan, Rosulullah Saw bersabda,”Sudah berkumpul dua hari raya pada hari kamu ini. Maka barang siapa yang mau (mengerjakan sholat Ied ini) sudah mencukupinya dari sholat Jum’at. Dan sesungguhnya kami sendiri akan melakukan sholat Jum’at insyaAllah”(HR. Ibnu Majah)

 

Semoga informasi ini bisa mengingatkan kita kembali hal-hal terkait dengan sholat hari raya, selamat mudik, mohon maaf lahir & bathin…. 🙂

 

 

 2,596 total views,  2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat