Hal-hal Seputar Perintah Kurban

Bismillah,

Sahabat Mabrur yang dirahmati Allah Swt. Hewan Kurban adalah sebutan untuk setiap hewan yang disembelih pada hari raya kurban atau hari tasyriq, seperti Onta, Sapi dan Kambing, yang tujuannya untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.

kambing

Landasan Hukumnya  :

  1. Firman Allah Swt dalam surah Al-Kautsar 1-3 :”Sesungguhnya Kami telah memberimu nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari Rahmat Allah).”
  2. Hadits Nabi Saw, “Diwajibkan kepada ku berkurban, dan tidak wajib atas kamu” (HR. Daruqutni)
  3. Abu Huroiroh mengatakan, Nabi Saw bersabda,”Barang siapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati (menghampiri) tempat sholat kami” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Keutamaan berkurban, sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Aisyah bahwa Nabi Saw bersabda, “Tidak ada amalan manusia pada hari raya Kurban yang dicintai Allah melebihi amalan mengalirkan darah (sembelihan hewan). Sesungguhnya kurban itu akan datang pada hari kiamat beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulu dan kuku-kukunya. Sungguh, sebelum darah kurban itu mengalir ke tanah, pahalanya telah diterima disisi Allah. Oleh sebab itu, tenangkanlah jiwa kalian dengan berkurban” (HR. At-Tirmidzi)

Hukum berkurban adalah Sunnah Muakkadah (sangat dianjurkan) dan makruh bagi orang-orang yang mampu tetapi tidak mengerjakannya, dan Wajib ketika seseorang itu telah bernadzar, dalilnya adalah “Barang siapa bernadzar untuk mentaati Allah, maka hendaklah ia melaksanakannya” (HR. Al-Bukhori dan Abu Dawud)

Jenis Hewan Kurban, dari Jabir ra, Rosulullah Saw bersabda,”Janganlah kalian berkurban kecuali dengan hewan yang sudah berumur (musinnah). Jika itu menyulitkanmu, sembelihlah domba yang Jadza’ ” (HR. Muslim). Jadza’ adalah domba yang berumur 1 tahun dan belum masuk tahun ke-2.

Hewan yang dilarang untuk dikurbankan adalah :

  1. Yang sakit dan penyakitnya tidak lazim
  2. Yang sakit matanya (picak)
  3. Yang pincang kakinya
  4. Yang kurus sekali, sehingga tidak ada tulang sumsumnya.

(HR. At-Tirmidzi dan ia berkata hadits hasan shohih)

 

Kurban untuk beramai-ramai adalah boleh, sesuai dengan hadits :

  1. Dari Jabir ra, dia berkata, “Kami menyembelih kurban berupa seekor onta bersama Nabi Saw di Hudaibiyah untuk 7 orang dan 1 ekor sapi untuk 7 orang pula” (HR. Muslim)
  2. Ibnu Abbas menceritakan, “Pernah kami bersama-sama Rosulullah Saw dalam suatu perjalanan. Waktu itu tibalah hari kurban, maka kami bersama-sama menyembelih seekor sapi untuk 7 orang dan seekor onta untuk 10 orang” (HR. Tirmidzi dan  Nasa’i)

 

Hewan kurban boleh dimakan oleh yang melaksanakan kurban, sesuai sabda Nabi Saw, “Makanlah, berilah makan (orang-orang fakir) dan simpanlah” (HR. Muslim). Menurut beberapa ulama, lebih diutamakan untuk dimakan, menyedekahkan dan menyimpannya (artinya dibagi 3 bagian, 1/3 dimakan, 1/3 disedekahkan dan 1/3 disimpan)

Doa saat menyembelih hewan kurban adalah Bismillahi wallahu akbar, Allahumma hazaa ‘an …… (sebut nama yang berkurban) “Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, ya Allah kurban ini adalah dari ……”. Dalam riwayat lain Rosulullah Saw pernah berdoa, “Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, sesungguhnya (kurban) ini dariku dan dari umatku yang belum mampu berkurban” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Larangan menjual daging Kurban : Said mengungkapkan, Rosulullah Saw bersabda, “Janganlah kamu jual daging Dam Haji dan Daging Kurban. Makanlah dan sedekahkanlah dagingnya itu. Ambil manfaat kulitnya, dan jangan dijual kulitnya” (HR. Ahmad). (Dam haji adalah denda haji).

Semoga kita berniat untuk melaksanakan Kurban tahun ini karena dasar perintah Allah Swt dan sunnah Rosulullah Saw. Amin.

 1,274 total views,  1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat