Hal-hal Seputar Hari Raya Idul Adha

idul-adha

Bismillah, Sahabat Mabrur yang dirahmati Allah Swt. Sebentar lagi kita akan merayakan hari raya Qurban, karena hari raya ini dirayakan 1x dalam setahun, jadi tidak ada salahnya kita untuk mengingatkan kembali hal-hal seputar hari raya Qurban ini, yakni sebagai berikut :

  1. Haram berpuasa, Abu Huroiroh ra menuturkan, “Rosulullah Saw melarang puasa pada dua macam hari, yaitu hari raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan Idul Fitri (1 Syawal). (HR. Muslim)
  1. Mandi sebelum berangkat Sholat Ied, dari Abdullah ibn Abbas ra, dia berkata,”Bahwasanya Nabi Saw mandi pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha” (HR. Ibnu Majah) dan sebagian riwayat mengatakan menggunakan wewangian dan baju baru (baju yang bagus).
  1. Tidak makan sebelum Sholat Idul Adha “… Sedangkan pada hari Idul Adha Nabi Saw tidak makan lebih dahulu kecuali setelah pulang dari sholat Idul Adha, kemudian dengan menyantap hasil Qurban beliau” (HR. Ahmad)
  1. Mengajak Semua Keluarga Sholat Ied
    1.  Ibnu Abbas ra berkata, “Bahwasanya Rosulullah Saw meminta istri-istri dan anak-anaknya keluar pada dua hari raya” (HR. Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)
    2. Ummu Athiyah ra mengabarkan, “Rosulullah Saw menyuruh kami pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha supaya membawa wanita-wanita muda dan para gadis dan wanita haid sekalipun, supaya keluar ke lapangan untuk sholat Ied. Adapun wanita haid mereka tidak ikut sholat, tetapi ikut merayakan serta berdoa bersama-sama kaum muslimin. Kataku kepada Rosulullah Saw,’Diantara mereka ada yang tidak punya baju untuk menghadirinya’ Jawab Rosulullah Saw,’Suruh pinjam baju saudaranya” (HR. Muslim)
  1. Mempercepat pelaksanaan Sholat Idul Adha, 
    1. Rosulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya yang pertama kali kami lakukan pada hari raya kami ini adalah sholat. Kemudian kami pulang dan melaksanakan penyembelihan Qurban. Maka barang siapa mengerjakan seperti itu berarti dia telah memenuhi sunah kami” (HR. Bukhori)
    2. Ibnu Qudamah berkata, “Disunnahkan mendahulukan sholat Idul Adha agar waktu penyembelihan Qurban lebih longgar, dan disunnahkan mengakhiri sholat Idul Fitri agar waktu mengeluarkan zakat fitrah lebih longgar. Dan saya tidak mengetahui ada perbedaan pendapat dalam hal ini”
  2. Berangkat dan pulang melalui jalan yang lain, dari Jabir ibnu Abdillah ra, dia berkata, “ Nabi Saw beliau melalui jalan yang berbeda apabila hari raya” (HR. Bukhori)
  3. Berjalan kaki menuju tempat sholat, dari Ali bin Abi Tholib ra, dia berkata, “Termasuk dan sunnah adalah keluar pada hari raya dengan berjalan kaki” (HR. At Tirmidzi). Riwayat lain dari Jabir ra berkata, “Ketika hari raya Nabi Saw berjalan melalui jalur berbeda” (HR. Bukhori)
  4. Menyembelih hewan Qurban di tempat sholat, dari Ibnu Umar ra, dia berkata,”Rosullah Saw biasa menyembelih hewan Qurbannya di Mushalla (tempat pelaksanaan sholat)” (HR. BUkhori)
  5. Dilarang menyembelih Qurban sebelum Sholat Ied, dan barang siapa menyembelih Qurban sebelum pelaksanaan sholat Ied, maka itu hanyalah daging yang dipersembahkan untuk keluarganya, dan tidak sedikitpun mendapatkan pahala ibadah qurban” (HR. Bukhori)
  6. Mengucapkan selamat hari raya, dari Jubair bin Nufair ra berkata, “Para sahabat Rosulullah Saw apabila saling bertemu di Hari Raya Ied, satu sama lain saling mengucap : Taqobbalalahu Minna wa minka (semoga Allah menerima amal-amal kami dan amalmu). Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata : “Isnad baik”. (Syaikh Al-Albani mensahihkan hadits ini dalam Tamamul Minnah)
  7. Khutbah Sholat Ied adalah Sunnah, dari Abdillah bin As-Saaib ra dia berkata, “Saya hadir bersama Rosulullah Saw di Sholat Ied, setelah menyelesaikan sholat beliau bersabda, “Sesungguhnya kami berkhutbah, maka siapa yang suka duduk untuk mendengarkan khutbah, duduklah. Dan siapa yang mau pergi, maka pergilah” (HR. An-Nasa’i)
  8. Tata cara sholat Ied
    1. Dari Aisyah ra, “Rosulullah Saw sholat Idul Fitri dan Idul Adha dan biasa takbir 7x pada rakaat pertama dan 5x pada rakaat kedua” (HR. Abu Dawud)
    2. Amru bin Syu’aib menyatakan, bahwa ayahnya mendengar cerita dari kakeknya, Muhammad Rosulullah Saw bersabda,”Takbir pada Sholat Hari Raya Idul Fitri itu 7x pada rokaat pertama dan 5x pada rokaat kedua. Setelah takbir barulah membaca surah Al-Fatihah dan ayat Al-Quran” (HR. Bukhori & Abu Dawud)
    3. Bacaan setelah takbir :Subhanallah Walhamdulillah Walaa ilaa ha illallah Wallahu Akbar.
    4. Pada rakaat pertama setelah 7x takbir dan Al-Fatihah membaca surah Qof atauAl-A’la (Sabbihisma Robbikal a’la…) dan pada rakaat kedua setelah 5x takbir dan Al-Fatihah membaca surah Al-Ghasyiah (Hal ataa kahadii sul ghosiah)
  9. Disunnahkan bertakbir
    1. Anas bin Malik ra menyatakan, Muhammad Rosulullah Saw bersabda, ”Hiasilah hari-hari rayamu dengan takbir” (HR. Thobroni).
    2. Ibn Abi Syaibah meriwayatkan bahwa NabiSaw keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Beliau tetap bertakbir sampai shalat selesai. Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir. (HR.Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 5621)
  1. Jika bertepatan dengan hari Jumat, Ibnu Abbas mengungkapkan, Rosulullah Saw bersabda,”Sudah berkumpul dua hari raya pada hari kamu ini. Maka barang siapa yang mau (mengerjakan sholat Ied ini) sudah mencukupinya dari sholat Jum’at. Dan sesungguhnya kami sendiri akan melakukan sholat Jum’at insyaAllah”(HR. Ibnu Majah)

 

Semoga bermanfaat, Amin. 🙂

 3,381 total views,  2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat